Senin, 24 November 2008

mari bunuh diri bersamasama!!!!!!!!

payah!
kata itu mungkin yang dapat saya ungkapkan saat mengamati perkembangan cara berfikir masyarakat sekarang khususnya generasi seangkatanku.
rock star dan selebritis jawaban itu pasti yang keluar saat kita tanyakan cita-cita mereka (jika mau jujur).
ketidak beranian dan ketidakmampuan menghadapi persoalan hidup yang sebenarnya mengakibatkan impian dan harapan menjadi seolah-olah nyata.
televisi menyajikan apa saja yang berbau kemegahan dunia impian sedangkan dalam kenyataan semua itu berjalan ke arah sebaliknya.
setiap hari kita ditawari untuk bermimpi, sedangkan kita dalam keadaan tersadar dan tidak tidur.
tapi ternyata banyak orang yang mau bermimpi dalam kesadarannya, membiarkan mimpi mempengaruhi sadarnya.
anak-anak muda sangat terobsesi untuk menjadi rock star, gaya hidup ringan penuh dengan kesenangan tanpa ada beban. karena mereka tidak berani menghadapi realita hidup yang semakin mencemaskan. maka mereka merayakan omong kosong dengan di dorong mimpi-mimpi yang sebenarnya samar.
lihat saja disekitar, mereka para wanita. kosentrasinya hanya berfokus pada tubuh, bagaimana mempercantik diri tanpa mau berusaha mempercantik intelektualitasnya.
hanya dengan modal fisiknya saja mereka berharap mendapatkan suami muda, ganteng, pengusaha dengan harta berlimpah sesuai mimpi mereka dengan harapan jika dapat sesuai impian mereka bisa hidup senang tanpa beban, uang banyak, hanya itu saja!
tapi apa kenyataannya?
hidup tidak semudah itu, ada hal-hal yang tidak bisa kita selesaikan dengan mudah begitu saja apa lagi sesuai harapan.
apa dengan modal fisik semata wanita dapat menaklukkan idamannya?
apa dengan pola fikir sederhana masa depan dapat kita peroleh?
tidak bos.
ada sesuatu yang harus kita bangun yaitu intelektualitas dan kemampuan berfikir.
saat ini kita sedang dibodohi oleh kekuatan yang samar dan tidak bisa kita sentuh, yaitu diri kita sendiri. dengan mimpi, dengan nafsu dan dengan ketidak mauan untuk belajar.

bagi para nona, fisik itu berumur sangat singkat. suatu saat akan pudar dengan sendirinya. itu tidak bisa kita tolak.
kalian selalu berharap dapat suami idaman. kalau tidak??
intelektual biasa-biasa saja hanya dengan modal fisik tanpa didukung intelektualitas akan sangat mudah tersesat dalam mimpi kita sendiri.
jika telah tersesat maka kita sedang melakukan kesalahan besar dalam proses regenerasi masa depan manusia. wanita yang hanya bermodal fisik tanpa intelektualitas dan ternyata tujuannya tidak terlaksana/tidak kesampaian, dan terpeleset dalam ketidakmampuan mereka. ternyata hanya mendapatkan pasangan yang juga hanya bermodal mimpi tanpa ada intelektualitas dan dalam perjalanan waktu melahirkan generasi yang sama.
setelah modal fisiknya kadaluarasa hubungan mereka yang hanya dilatarbelakangi "tubuh" berantakan. anak yang terlahir tanpa ada bangunan intelektualitas dan berada dalam keluarga yang tak karuan masa depannya. mau jadi apa anak itu?
ini sebuah kesalahan besar dalam jembatan evolusi manusia.
fatalistik.

boys? sama saja.
bermodal otak pas-pasan tanpa mau berusaha mengembangkan intelektualitas, hanya mengandalkan mimpi bahwa hidup itu sederhana. mereka menjalani hidup dengan modal kata "enteng", "rock man...." ah mimpi yang sangat sial.
"huar-hura mumpung masih muda..."
diam!!!!!!!
kapan akan dewasa???

ternyata ditengah mimpinya bertemu wanita dengan kategori diatas (cantik sih tapi payah). melahirkan generasi yang.........(maaf tak saya sebutkan)
bagaimana masa depan manusia??
sebenarnya kita sedang melakukan kesalahan besar dalam evolusi manusia.
ini sangat fatal.
saya, anda, kamu, bapak, ibu dan saudara berperan dalam fatalistik ini.
maka sebaiknya kita bunuhdiri bersama-sama agar kesalahan ini tidak berlanjut.
demi masa depan manusia.
yang merasa bodoh dan dalam kategori yang saya tulis (semoga sadar diri) sebaiknya bunuh diri bersamaku.

ah mungkin tulisan ini agak ngawur dan tidak sistematis karena saat ini saya sedang ditemani bir dan bau marijuana ha,,,3x

2 komentar:

Anonim mengatakan...

hoho mas2 tau patung THINKER??? yg terkenal itu......

lanang wibisono mengatakan...

kalo identitasmu aku gak tau... ha...3x