amnesia pagi
ada yang membawa pergi kenangan yang semula tertanam dalam ingatan. mungkin bayangbayang yang telah menungguiku saat berbaring di bawah lampu malam tadi, dia diamdiam menyelinap dalam ingatan dan kemudian mencuri kenangan. pagi yang tak ingin aku temui kini hadir padaku dalam dekapan mentari. kokokan pejantan dan kicauan burung-burung kecil memanggil mentari tuk segera mengakhiri igauan malam. ah pagi yang menyesatkan. hanya saja begitu tenang
i love u #1994
aku ingat
belum tumbuh rambut dikemaluan
hanya menatap atap rumahmu
maka malam pun begitu panjang
pagi
langkah dipenuhi harap
menunggu senyum
senyum itu
biar kusimpan di bawah atap rumah
terkunci dalam kamar
kusembunyikan di lemari
terpahat abadi
kini kemaluan tertutup rambut
atap rumahmu
jalanjalan dipenuhi janur dan tawa tamu
2008
i love u #1998
mawar itu masih tersimpan di kamar
lapuk
waktu telah beku
mawar membatu
10 tahun yang lalu mawar itu kupetik untuk dirimu
kini
tersimpan
rapat
waktu yang membeku tak mungkin ditiru
2008
i love u #1995
kau ingat
di jalan
berbatas pagar bercat biru
bocah dekil
namamu tertahan di langkah lugunya
sembunyi
mengunci kamar bersama sesal
jika kau lupa
kuingatkan
saat itu pagi dihari minggu
tepat di hari ulang tahunmu
kau berjalan menuju gereja
tanpa senyum
bocah kecil memuja seperti doa
hanya namamu
ya hanya namamu yang menggumpal dalam kamar
i love u #1997
kuukir diatas bangku
tak kutulis nama
harap
hanya sebuah kata
tak terucap
abadi terukir diatas bangku
i love u #1998
ibu
cabut kutukmu
sehingga hati tak jadi batu
menyesakkan udara
menggumpal seperti sesal
setelah kata terucap dari mulutmu
membekukan aku
dalam rindu
aku beku oleh rindu
sebagi kutuk
jadilah batu
i love u #1999
berakhirkah hari
saat waktu menginginkan
walau matahari tak mengingkari peran
fajar yang ditunggu
kepakan burung sebagai pertanda
berakhirkah hari?
bila ini hari terakhir yang ditunggu
ijinkan aku membelai rambutmu
penuntun menuju sesat
hanya denganmu
kutuju
i love u #1995
siapa dapat bercerita tentang cinta
apakah sama
yang kurasa hanya waktu
dan hati kadangkadang seperti batu
tumbuh, menggumpal
pilu
kadang rindu
i love u #2007
hidangan tersaji
di meja
tamu dengan tawa saling sapa
gaun putih nampak begitu cantik
secantik parasmu tentu
rajakah disampingmu?
lelaki yang aku
dari kursi undangan
menatap tajam segala gerak
kau pengantin dikala hari menikam mimpi lelaki yang aku
begitu bodohnya lelaki yang aku
bermimpi ini hanya mimpi
malam
benarkah ini sepi?
masih setia rembulan gembalakan kunangkunang
gelap menuntun kesendirian dalam kenangan
manusia membunuh nafsunya
dengan lelap
benarkah tentang alam?
adakah keserakahan dalam lelap
lamunan
terlalu serakah
meminta kenangan yang telah terkubur untuknya
biarkan ini sepi
biarkan rakus manusia ditipu mimpi
biarkan malam menjadi dirinya yang selalu suci
mimpi
masihkah suci?
tua
jam berdetak ke arah terbalik
tak lagi tak..tik…tuk
suaranya kini berubah menjadi dug…dug….duug….
semaikin pelan
waktu
begitu tua
suaramu tak lagi terdengar
hanya detak
bukan waktu
aku menunggu
detakan terhenti di arah yang tepat
namun suara itu berdetak mundur
jauh sekali
ke awal waktu mencipta bunyi
pelan seperti detak jantung
jeda masih sama
walau aku selalu menangkap suara detak yang mundur kebelakang
jauh sebelum mengenal dosa
ijinkan aku tersenyum
jika detakan itu telah berada di arah yang tepat
tua 1
kurang ajar benar jam dinding
mengabarkan tentang waktu
pada pagi yang begitu dingin
matahari sinarnya nampak kacau
tak lagi indah seperti saat gadis sebelah rumah membuka jendela dulu
aroma mawar tak tercium
mungkin mawar kini telah kehilangan wangi
ranjang ini
seakan menarikku kuatkuat
bumi berputar dasyat
sehingga langkah sulit untuk tegak
ah tongkat yang semakin berat
dunia yang kacau
tak beraturan
tak jinak
dan susah ditebak
menyihirku dalam kantuk
burung hinggap namun lupa cara berkicau
semua samar
tak lagi jelas
ada yang salah denga hari
dan gelas menambah beratnya 2 kilo
di pojok pagar yang jauh dari langkah
batu tegak menancap tanah
tepat diatas tubuh wanita
yang 10 tahun lalu membuka jendelanya dan menyiapkan kopi dimeja
kala pagi bertemu dengan jam dinding kurang ajar
yang masih tergantung didinding kamar tak terjangkau
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

7 komentar:
untuk 'malam'
mimpi adalah bonus dari Tuhan,
tak perlu mencari jawaban suci ataukah tidak
alamat emailQ ainiaprihantini@yahoo.com
ditunggu kiriman foto2 bgs nya...
thanks ainia.....
Nang puisimu apik,..
sip boss!
melihat dari tulisanmu kamu mesti g punya pacar to? tak kei kenalanku piye?
ha2x ora2 nang. ternyata sudah ada yg mengerti maksud tulisanmu. moga2 kau tak sekedar merayu.
sapa dsana. .
thanks untuk semua yang mampir
met tahun baru nang,..
Poskan Komentar